Desember 10, 2009

Mamasa, Mutiara yang Terpendam

"Kira-kira masih 90 kilo lagi pak", itu jawaban seorang bapak kepadaku saat aku menanyakan berapa jauh lagi ke tempat tujuan. "Aneh" itulah pertamakali aku bergumam dalam hati. Sewaktu di rumah makan sebelum aku bertanya kepada bapak-bapak tadi, aku iseng menanyakan kepada pelayan rumah makan itu "kira-kira berapa jam lagi ya mas untuk sampai di Mamasa?", "kurang lebih 4 sampai 5 jam lagi pak" jawab pelayan itu lugas, setelah mendengar jawabannya, dalam hati aku berkata bahwa ternyata masih cukup jauh perjalananku kali ini. Kira-kira 6 jam kurang lebih aku sudah menempuh perjalanan sebelumnya.

Polewali adalah nama kota tempat aku beristrihat di rumah makan tadi, sebuah kabupaten di propinsi Sulawesi Barat. Seperti biasanya, kali ini aku mendapat tugas untuk melaksanakan survei pra Pilkada di kabupaten Mamasa Propinsi Sulawesi Barat. Mungkin masih terasa asing nama daerah itu di benak sobat pembaca. Mamasa adalah sebuah kabupaten baru hasil pemekaran dari kabupaten Polewali Mandar. Sebelum Sulawesi Barat menjadi propinsi baru dan masih menjadi bagian dari Sulawesi Selatan, Mamasa adalah sebuah kecamatan di Polewali Mandar. Inilah kali pertama pilkada akan dilakukan di kabupaten ini, kebetulan institusiku mendapat proyek survei pra pilkada di kabupaten ini dari salah seorang calon bupati. Dari Jakarta sebelum berangkat, aku berpikir bahwa akan banyak tantangan yang kuhadapi, maklum baru pertama kalinya juga aku mendapat tugas survei di tanah celebes.

Perjalanan menuju ke Mamasa ternyata sangatlah luar biasa. Saat itu maghrib telah merayap menutup senja, mobil yang kami tumpangi mulai mendaki jalan yang berliku-liku dan berkelok tajam, dihiasi dengan tebing terjang dan jurang yang menganga di setiap sisi jalan. Lima kilometer pertama, jalanan yang kami lalui masih relatif lebar dan mulus, selepas itu barulah saya menemukan jawaban dari keanehan, ketika saya bertanya kepada 2 orang yang berbeda mengenai jarak tempuh ke tempat tujuan. Kalau di pulau Jawa, jarak 90 km itu biasanya hanya ditempuh dengan waktu kurang dari 2 jam saja, itupun dengan kecepatan kendaraan yang biasa-biasa saja, tapi diperjalanan ini lain ceritanya, lama perjalanan bisa ditempuh dengan waktu 5 s/d 6 jam, itupun dengan kondisi lancar. Kondisi lancar yang saya maksudkan disini adalah bila tidak ada tebing yang longsor di sepanjang perjalanan, kalau ada yang longsor, bisa dibayangkan sampai berapa hari di perjalanan....hiiiy!!!. Mobil kami hanya sanggup berjalan kira-kira 20 - 40 km/jam. Ini disebabkan karena jalan yang rusak parah dan bergunduk-gunduk seperti mau masuk ke peradaban lain. Mobil lainnya yang berpas-pasan hanya satu dua saja di perjalanan, sungguh saat itu kondisinya menegangkan sekali, takut mobil tergelincir ke jurang atau tertimbun longsoran.

Jam menunjukkan pukul 12.30 dinihari ketika saya mulai memasuki batas kota kabupaten. Tak terasa sudah, saya menempuh hampir 7 jam perjalanan menuju tempat ini. Letih dan tegang sekali badan ini karena di sepanjang perjalanan tidak bisa istirahat secuilpun. Saya dan teman langsung menuju penginapan yang telah disediakan. Ketika turun dari mobil untuk berjalan menuju penginapan, saya merasakan suhu yang sangat dingin di tempat ini. Karena malam dan suasana yang temaram, saya tidak bisa mengamati pemandangan sekitarnya dan diputuskan untuk langsung beristirahat sekalian melemaskan badan yang letih.

"Mas bangun!!, dah pagi nih", begitulah temanku mengguncangkan badanku untuk membangunkan. Sebenarnya aku masih malas untuk bangun karena merasakan tubuh ini yang masih letih ditambah lagi dengan suhu yang dingin sehingga menambah nikmatnya untuk bermalasan. "Wow luar biasa indahnya", gumamku dalam hati ketika pertamakali melangkahkan kaki keluar ruangan. Perbukitan yang berbaris rapi, pohon-pohon cemara dan pinus hijau yang bergoyang ditiup angin, suhu yang sangat sejuk dan sawah ladang yang menghampar luas, sungguh berbalik 360 derajat dari apa yang aku alami semalam. "Mau berendam air hangat gak, yuk kita ke kolam depan", temanku membuyarkan ketakjubanku. "Air hangat?, berendam?" itulah yang terbersit dalam benakku, "dimana shar?, boleh tuh", jawabku lugas. Tak berapa lama kemudian akhirnya saya sudah berendam di dalam kolam, wuih ternyata hangat sekali, kontras dengan suhu yang dingin di luar sana. Di Mamasa ini ternyata banyak sekali kolam-kolam air hangat yang bisa dinikmati free alias gratis dengan airnya yang belum terkena polusi sedikitpun, sungguh suasana yang menakjubkan dan sulit dilupakan.

* ikuti pengalaman lainnya yang menarik di Mamasa dilain postingan.....trims

32 komentar:

Elsa on 10 Desember, 2009 12:39 mengatakan...

foto mamasa nya kurang banyak! hihiihi.....

Mas Moer on 10 Desember, 2009 13:13 mengatakan...

@ Elsa : iya bener, ukurannya besar sih nanti aku edit dulu deh, sekalian posting utk lanjutannya, makasih ya....

moenas on 10 Desember, 2009 13:14 mengatakan...

masya allah itulah kebesaran allah YME

NURA on 10 Desember, 2009 13:45 mengatakan...

SALAM SOBAT
Wah jadipingin ke Mamasa nich,,
pingin nyobain air hangatnya,,
pasti menyegarkan,,dan indah ya disana ?

Mas Moer on 10 Desember, 2009 13:58 mengatakan...

@ moenas : bener sob, kapan ikut kesana ya...hehee, thanks..
@ mbak Nura : wah sangat bagus sekali mbak, kalau lg di Indonesia, coba aja mampir mbak, mudah2an sih sekarang2 ini jalannya sdh bagus & rapih, trims ya...

Osi on 10 Desember, 2009 14:30 mengatakan...

Kalo baca ceritantnya pasti merupakan tempat yang sangat indah...ko cuma 1 z gambarnya...jd penasaran liat posisi lainnya dari pemandangan di Musasa

ina on 10 Desember, 2009 15:06 mengatakan...

iyah tuh kag... gambarnya kurang banyak... klo banyak kan seru, temen2 bisa liat keindahannya...

Mas Moer on 10 Desember, 2009 15:37 mengatakan...

@ Osi & Ina : berhubung ukuran gambarnya msh besar2 jd musti aku perkecil lagi sepertinya, biar gak berat, nanti aku posting di bagian ke 2-nya deh...., makasih ya.

RAJA FRESH on 10 Desember, 2009 15:56 mengatakan...

wah naman itu serasa familiar, ternyata di sulbar, pantesan kok sptnya pernah dengar karena pernah tinggal di sulteng sih. banyak pegunungan kan disana mas?

Mas Moer on 11 Desember, 2009 10:16 mengatakan...

@ Rafesha : benar sobat, daerahnya di kelilingi gunung & perbukitan, memang dekat sih dengan Sulteng, trims ya....

♥ria♥ on 11 Desember, 2009 13:24 mengatakan...

wah pasti enak banget liat pohon2 yang hijau
sejukkk ^_*

Andi Wong on 12 Desember, 2009 09:45 mengatakan...

Waaw.. enak dwong.. pmandangan yg indah trus brendam di air panas.. bikin iri aja nih mas moer.. :D wekekekek.. btw Foto pemandangan alamnya mana.. ????! :(

Abi Sabila on 12 Desember, 2009 13:13 mengatakan...

dibandingkan dengan ciater, apa di Mamasa ini sudah dikelola secara profesional?

rumah blogger on 12 Desember, 2009 18:29 mengatakan...

kapan ya saya bisa kesana?? jadi pingin juga nich

sabirinnet on 12 Desember, 2009 18:30 mengatakan...

lain kali ajak2 ya..biar semua bisa kesana, hehehee

NyieL ^_^ on 13 Desember, 2009 17:41 mengatakan...

Mamasa?
Namanya aneh?
Kayak kota-kota di Jepang,,,
Asyik dunk ka,,,

Mas Moer on 14 Desember, 2009 10:52 mengatakan...

@ Ria : sejuk banget sobat, suhu siang hari saja paling terik 18 derajat, coba bayangkankan....hehee, makasih ya
@ Andy : hehee...itu dia Ndy, fotonya terlalu besar ukurannya nanti aku edit dulu deh..., thanks bro
@ Abi : belum sama sekali sob, msh gratis abis, tetapi prasarana jalannya hancur itulah sebabnya, trims..
@ Rumah Blogger & mas Sabirin : ayo mas boleh kalo mau, nanti kesana lagi deh...hehee, thanks
@ Nyiel : iya letaknya disamping Tana Toraja tahu khan?, trims ya...

Nita Febri on 14 Desember, 2009 13:18 mengatakan...

di Mamasa kolam air hangatnya free..
yang bener niih, memangnya gak ada yg punya yaa..
punya pemda aja biasanya di komersilkan looh..

Mas Moer on 15 Desember, 2009 10:38 mengatakan...

@ mbak Nita : benar free mbak, di setiap rumah aja punya kolamnya untuk mandi....thanks

Ritma on 15 Desember, 2009 11:36 mengatakan...

Waaah... jadi penasaran nich pengen kesana...
Btw mas ada bingkisan dirumahku, semoga berkenal diambil yach...

blog buat bloggers on 15 Desember, 2009 18:03 mengatakan...

wah kayaknya seru sob, kalo kesana ajak - ajak ya sob, hehe....

Mas Moer on 16 Desember, 2009 13:07 mengatakan...

@ Ritma : makasih sobat, nanti aku ambil deh...
@ Blog buat bloggers : sipp deh, thanks ya

secangkir teh dan sekerat roti on 16 Desember, 2009 16:24 mengatakan...

wah, saya taunya jalan kaliurang tiap hari nih, bosand...!

Bung Eko on 16 Desember, 2009 17:34 mengatakan...

Inilah Indonesia. masih banyak potensi wisata yang sangat bagus jika dikembangkan, tapi entah kenapa koq tidak juga dipromosikan ke dunia luar. :D

mas doyok on 17 Desember, 2009 12:08 mengatakan...

mas gaya ceritamu sangat bagus
kebetulan saya cerpenis dan dikit dikit jgua ngarang novel
seneng banget baca gaya ahasa Anda bercerita
meanrik dan simple

satu kekuarangan
mana fotonya hehehe
pengen lihat nih

Mas Moer on 17 Desember, 2009 13:19 mengatakan...

@ Kakve-Santi :wah kaliurang juga bagus tuh sobat, masih asri...thanks ya
@ Bung Eko : PR untuk departemen yg bersangkutan sobat, bagaimana menggali pendapatan lainnya, makasih ya..
@ mas Doyok : wah makasih nih, suhu dah mampir, ini khan juga berkat sering mengunjungi blog mas Doy...hehee, iya mas fotonya belum aku upload lagi....

FaiS on 21 Desember, 2009 15:03 mengatakan...

kapan2 aku ikut ya...,

DOWNLOAD MP3 GRATIS on 22 Desember, 2009 17:16 mengatakan...

wah nyimak dulu kang...

elyas ngeblog on 28 Desember, 2009 11:02 mengatakan...

segopecel75 hehehe jenenge lucu mas

Mas Moer on 29 Desember, 2009 11:17 mengatakan...

@ Fais : boleh sob...
@ Download MP3 Gratis : silahkan gan...
@ Elyas : iya mas, lucu jenenge yo :)

lin on 25 Juni, 2010 22:36 mengatakan...

AV,無碼,a片免費看,自拍貼圖,伊莉,微風論壇,成人聊天室,成人電影,成人文學,成人貼圖區,成人網站,一葉情貼圖片區,色情漫畫,言情小說,情色論壇,臺灣情色網,色情影片,色情,成人影城,080視訊聊天室,a片,A漫,h漫,麗的色遊戲,同志色教館,AV女優,SEX,咆哮小老鼠,85cc免費影片,正妹牆,ut聊天室,豆豆聊天室,聊天室,情色小說,aio,成人,微風成人,做愛,成人貼圖,18成人,嘟嘟成人網,aio交友愛情館,情色文學,色情小說,色情網站,情色,A片下載,嘟嘟情人色網,成人影片,成人圖片,成人文章,成人小說,成人漫畫,視訊聊天室,性愛,ut聊天室,情色遊戲,情色a片,情色網

InsuranceService99 on 03 Oktober, 2011 22:21 mengatakan...

Toronto Real Estate
Business and Finance

 

Sego Pecel 75 Copyright © 2009 Community is Designed by Bie