Oktober 02, 2009

Gempa & Wakil Rakyat Jilid 2

Belum lama rasanya saya memposting artikel tentang gempa bumi yang pada waktu itu terjadi di Jawa bagian barat yang menelan puluhan korban jiwa. Belum kering pula  air mata negeri ini menyaksikan musibah yang menimpa anak negeri. Kini terjadi lagi musibah yang tak kalah dahsyatnya yaitu gempa bumi berkekuatan 7,6 SR yang memporak porandakan wilayah Sumatera Barat yang radius getarannya terasa sampai dengan negeri jiran kita. sampai postingan ini ditulis, korban yang teridentifikasi berjumlah 300 orang, belum lagi korban yang belum ditemukan diantara puing-puing reruntuhan. Sungguh tragedi yang menyayat hati saudara-saudara kita di Sumatera Barat.

Yang menarik adalah gempa bumi yang terjadi di bumi Sumatera itu juga berbarengan dengan agenda negara. Pelantikan anggota DPR masa bhakti 2009 - 2014 dilaksanakan sesaat setelah gempa bumi di Sumatera Barat terjadi. Ironis memang, disaat para wakil rakyat kita diambil sumpahnya, banyak juga pula saudara-saudara kita sesama rakyat Indonesia di Sumatera bagian barat terenggut jiwanya. Hal yang sama terjadi pula pada waktu peristiwa gempa di Jawa bagian barat beberapa waktu lalu. Saat itu pula berbarengan dengan agenda negara lainnya yaitu rapat pleno KPU membahas penetapan jumlah kursi untuk wakil rakyat. Pertanda apakah ini?, wallahu alam. Mungkin alam sudah bosan melihat tingkah kita, yang selalu berlumuran dosa-dosa, seperti lagunya Ebiet G. Ade, aja ya.... 

Terlepas dari semua kebetulan itu. Mari kita ambil hikmah dari musibah ini. Semoga para wakil rakyat yang telah di lantik, dapat menjalankan amanat yang telah diberikan kepadanya. Untuk saudara-saudaraku di Sumatera Barat yang telah menjadi korban musibah gempa bumi, saya sebagai umat Muslim dan sebagai bagian dari rakyat Indonesia mengucapkan bela sungkawa dan duka sedalam-dalamnya, semoga Allah SWT memberikan ampunan-Nya kepada kita semua dan juga kepada bangsa ini. Maju terus Indonesiaku dan tetap semangat.........

Reaksi:

16 komentar:

Sungguh ironis! Mudah2an cuma kebetulan ya mas. Kebetulan yang tidak melenakan dan melupakan.

info bagus mas moer... Saya turut berduka atas peristiwa tersebut... semoga semua penduduknya di beri ketabahan. Amin

@ Aldis : mudah2an menjadi renungan bagi mereka sebagai wakil rakyat bangsa ini, untuk selalu mengingat rakyat yg memilihnya & kebesaran-Nya....

@ Akhatam : Terimakasih ya sob.....

kayanya ini memang tanda2 kiamat sudah dekat
sudah banyak pertanda
mudah2an pada sadar

@ chauno : setuju sob, mari perbanyak amal ibadah, thanks

bencana sekarang ada dimana2 dibelahan bumi ini pada waktu yang hampir berbarengan. bumi sudah tua

Yaa Allah.. lindungilah kami, keluarga kami, kerabat kami, para pemimpin amanah kami.. amiin
salam kenal sob,mohon ijin untuk menaruh link ini terima kasih perkenannya
Diktat Kuliah Manajemen

Distance Learning Indonesia

@ d3nfx : waduh kiamat?, jangan dulu deh, bekalku belum banyak nih....hehehe...

@ Budi Setiawan : Amieeen...., silahkan mas Budi linknya akan saya taruh didepan juga deh, trims

salamsobat
turut berduka dan prihatin atas musibah gempa di SUMBAR.
semoga para wakil rakyat dan seluruh warga negara saling nemberikan bantuan.

wah artkel bagus sobat...

wah klo saya sih melihatnya spt begini, pada jaman orde baru kan kena krisis parah? sebetulnya yg ditegur itu bangsa Indonesia, bukan presiden Suharto, eh malah rakyatnya menghujat2 presiden suharto dan elite politiknya merebut pemerintahannya,
ingat, bangsa yg besar adalah bangsa yg menghargai pahlawannya, bukan meninjak2nya setelah bangsa terpuruk.Bukankan tanggung jawab pemimpin berat di akhirat? sebaliknya rakyat jg harus menghargai dong
Mungkin saja, walahuallam!

salam sahabatku...
ya beginilah cara Tuhan menegur hamba-Nya..semoga ada hikmah..thnxs ya dah kunjung in my blog,oh iya dhana dah follow Ur blog thnxs....good luck for U

@ Nura : itu yg kita harapkan sob, keprihatinan wakil rakyat
@ Akhatam : thanks sob....
@ Aryo Halim : mudah2an tidak ada kambing hitamnya ya so...hehehe...
@ Dhana : bukti kalau Tuhan masih sayang dan perhatian dengan bangsa ini...

sulit untuk bicara ..kalau sdh mengenai sikap wakil rakyat...bingung mau ngomong apa ttg mereka