November 12, 2009

Cukup Itu Seberapa


Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata "cukup". Kapankah kita bisa berkata cukup?. Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya. Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih dibawah target. Pejabat merasa gajinya masih jauh sehingga menghalalkan segala cara untuk mendapatkan tambahan.
Istri mengeluh suaminya kurang perhatian. Suami berpendapatistrinya kurang pengertian. Anak-anak menganggap orang tuanyakurang murah hati. Semua merasa kurang dan kurang. Kapankah kita bisa berkata cukup? Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya. Cukup adalah persoalan kepuasan hati. Cukup hanya bisadiucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri. Tak perlu takut berkata cukup.Mengucapkan kata cukup bukanberarti kita berhenti berusaha dan berkarya..
"Cukup" jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri. Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan. Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup. Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.


Belajarlah untuk berkata "Cukup"
Aku tak suka bibirku..kurang seksi. Aku ingin seperti Angelina Jolie.
Di saat yang sama seseorang berharap...
Tuhan, berikanlah aku bibir yang normal...

 Aku ingin mataku berwarna biru..Akan lebih cantik bila aku  punya mata berwarna biru..
Di saat yang sama seseorang berharap..


 Tuhan, kenapa kau tidak berikan aku sepasang mata untuk   melihat...
Aku oleskan pewarna dan kurawat jari-jariku agar selalu tampil  cantik

Di saat yang sama seseorang bersyukur...
 Tuhan, kau hanya berikan aku 4 jari, namun aku mensyukurinya.
        
 Aku akan ke salon, creambath dan hairspa agar rambutku tampil  cantik
Di saat yang sama seseorang menangis..
Tuhan, kenapa aku diberikan kepala dengan ukuran yang  berbeda... Kalau seperti ini, rambut seperti apapun akan terlihat aneh...

Di saat yang sama seseorang bersyukur...
Tuhan, kau tak memberikan aku tangan dan kaki..namun aku bahagia aku masih bisa berkarya...

 Sesungguhnya tubuh kita adalah hal yang berharga. Tak peduli apapun warnanya, apapun ukurannya, apapun bentuknya...

Syukurilah itu sahabat....
Karena di luar sana masih banyak yang mengharapkan mendapat fisik yang lengkap...
Kau lah ciptaan Tuhan yang terbaik...

 Kau yang tampan
 Kau yang cantik

Syukurilah itu..walaupun itu hanya sementara...

 Sahabat dengarlah... jutaan orang di luar sana ...
 Berharap bisa melihat...
 Berharap bisa mendengar...
 dan berharap bisa berbicara... .
 Seperti kita....

  Kau tak pernah mengerti..
  Dan tak kan pernah mengerti...
  Sadarlah sahabat...
  Bahwa sesungguhnya kau tidak kekurangan.. ..
 

Semoga bermanfaat dan menjadi bahan renungan bagi saya sendiri dan juga sobat lainnya
               

TUHAN TELAH MENCIPTAKAN KITA MENURUTNYA SUDAH SEMPURNA ......

Reaksi:

34 komentar:

salam sobat
siip banget postingannya
bisa untuk bahan renungan kita semua,,
iya ,memang manusia tidak pernah merasa cukup,,masih kuraaanngg saja ya,,
sudah tinggi pingin yg lebih tinggi lagi,padahal diatas tinggi pasti ada yang lebih tinggi lagi.
jadi ngga akan puas dengan kata cukup.
semoga kita semua tidak termasuk orang-orang yang seperti itu ya,,,

@ mbak Nura : amieenn mbak, trimakasih....

kayanya susah untuk bilang cukup
tp asal kita bersyukur pasti kita bisa merasa cukup ^^

Wah namanya juga manusia... selalu tamak dan serakah.. tak ada kata cukup...

@ Ria : karena memang sifat dasar manusia yg tidak pernah puas atas sesuatu hal. Trimakasih ya...

@ Akhatam : benar sob, thanks...

iya.. klo ditanya "cukup"? bakal ga pernah cukup.. :(
intinya ada pada diri.. :)
tfs ya mas moer ^^

postingannya nyadarin aku yg suka nggak bersyukur, apalagi untuk kata cukup.

btw, aku jadi inget lagu:
cukup sudah...ku katakan
untuk kesekian kali...
bla..bla...

benar sekali, aku sendiri selalu merasa kekurangan..wah payah nich..

jarang kita merasa beryukur dengan nikmat Tuhan, terima kasih atas share untuk membersihkan hati kita ini...

mau dikasih seberapapun...
klo gag bersyukur jg pazti ngerasanya gag cukup...

adanya cuman kurang... kurang... dan kurang...

nice posting kakag :D

manusia tidak akan pernah merasa cukup, tp cukup atau tidak cukup sebenarnya mmg ada takarannya, dimana kebutuhan minimum sebuah keluarga itu sudah terpenuhi itu adalah cukup, selebihnya kita bicara tidak cukup mgkn hanya ketika akan beli kebutuhan primer (mobil dll)

klo saya sih asal bisa makan sudah bersyukur, sebenarnya "bersyukur " itu yang harus kita tumbuhkan, seberapapun rejeki yg kita terima, masalah cukup atau tidak cukup ya cari lagi lg bisa, ya gak?

Cukup itu adalah apabila yang kita butuhkan telah terpenuhi dan kita beralih ke kebutuhan yang lain lagi.
Seandainya yang kita butuhkan belum terpenuhi maka itu berarti belum cukup.

kayanya ga pernah cukup deh...he3x

Postingan yang menarik dan perlu direnungkan...

kalo bicara cukup..pasti orang itu pandai bersyukur

@ all my friend : terimakasih komennya ya...

Cukup.. gimana yaa.. emg sih namanya jg manusia yaa.. walopun sdh dpt yg lebih baik dari org lain tpi tetep aj ngrasa masi ada yg kurang.. makanya kita harus menyukuri apa yg sudah ada.. :-) ..nice post.. Menarik.. btw pecel nya atu yaa.. :-D heheheh

manusia memang gak ada cukupnya,
selama dia masih menuruti segala nafsunya !!

salam sobat
cukup itu seberapa kita merasa terpenuhi sajalah mas,,
sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan,,kalau keinginan terus yang dituruti ngga bakalan merasa cukup.

rasa puas tak akan berhenti dikejar, belajarlah mensyukuri apa yang ada. Tapi jangan hanya bersyukur tanpa usaha dan kerja karena itu bukan bersyukur tapi pasrah dan malas

mungkin yang membuat kita selalu merasa kurang, pertama karena selalu melihat ke atas dan dibuai mimpi2, atau kedua jarang mengingat akhirat dan kematian ... semoga kita bisa segera mengevaluasi diri. trims inspirasinya sobat, blogger dakwah jangan menyerah

@ Andi : pecelnya belum cukup ya...hehe.
@ Moenas & mbak Nura : setuju sobat..
@ Lia : benar sobat, kalau pasrah & malas mana bisa mencukupi & menghidupi ya..
@ mas Hatta : sip kawan, trimakasih ya...

bener tuh...
jadi inget kata-tanya mamah dedeh. istri yang baik adalah istri yang merasa cukup dengan uang pemberian suaminya, berapapun suami memberi.
wah.... susah banget jadi istri ya.
hehehehhee

tapi kalo gak kayak gitu, ya gaka akan pernah cukup.

dalam hal apapun perlu bersyukur sehingga kita akan merasa kecukupan, titip link
http://waroengdollar.blogspot.com/2009/11/kerja-keras-adalah-energi-kita.html

bersyukurlah maka kita akan merasa berkecukupan

sip bos, kita harus introspeksi diri, untuk berkata cukup

Salam silaturahmi...
Postingan yang sangat bagus sekali..
Kadang kita tidak merasa puasdengan apa yang kita sudah miliki, tanpa melihat ke belakang betapa berharganya apa yang sudah kita miliki jika dibandingkan dengan seseorang yang tidak sempurna...
Ya Rabb.. aku berlindung pada Mu dari sifat yang selau merasa tidak puas...

jika direnungi judul diatas memang bener banget ... makasih udah di ingetin

Renungan yg bagus mas, kadang kita dikalahkan oleh keinginan2 yang membuat kita lupa akan bersyukur. selalu merasa kurang, klo cukup disini kurang disana, cukup disana kurang disini.. makasih sharingnya mas..