November 06, 2009

Langkah Positif Wakil Rakyat


Menarik!, itulah kata yang pertamakali terucap ketika melihat tayangan di layar kaca tadi malam. Bukan film-film impor yang tiap hari selalu diputar, bukan sinetron yang selalu mengumbar mimpi tentang kemapanan, bukan pula komedi situasi yang akhir-akhir ini kian marak ditayangkan semua stasiun televisi. Yang menarik adalah ketika ditayangkannya secara langsung Rapat Dengar Pendapat yang digelar oleh komisi III DPR RI dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia membahas masalah KPK dan Polri. Menarik disini bukan berarti karena isu yang dibahas tersebut sedang hangat-hangatnya menjadi polemik di masyarakat, tetapi adalah tentang rapat yg digelar dan ditayangkan secara langsung sehingga dapat terlihat dengan jelas duduk persoalannya.
Selama ini kita hanya tahu bahwa setiap rapat yang digelar oleh komisi-komisi di DPR RI yang membahas masalah-masalah kenegaraan selalu bersifat tertutup untuk pers dan masyarakat luas. Tidak dipungkiri pula bahwasanya dengan tidak terbukanya rapat kerja tersebut telah menimbulkan asumsi di masyarakat akan adanya kolusi dan korupsi di kalangan wakil rakyat terhadap menyikapi berbagai kasus dan permasalahan yang ditangani, apalagi yang hasilnya berkaitan dengan peraturan dan peranundang-undang. Sebagai bagian dari masyarakat biasa, kita menyadari bahwa tidak semua rapat kerja tersebut dapat dibuka untuk masyarakat luas karena beberapa alasan tentang esensi permasalahan yang menyangkut rahasia dan permasalahan negara yang tidak etis bila diketahui khalayak.
Dengan adanya siaran langsung yang ditayangkan oleh beberapa stasiun televisi, banyak hal positif yang ditemui. Hal-hal positif itu antara lain, masyarakat dapat mengetahui mekanisme rapat tersebut dimana sebagai wakil rakyat, anggota DPR berhak mengklarifikasi setiap permasalahan yang timbul terhadap instansi yang terkait dan dari momen tersebut juga masyarakat mendapat informasi yang sejelas-jelasnya mengenai akar permasalahan tanpa adanya praktek kolusi dan korupsi.
Di era keterbukaan, transparansi dan globalisasi seperti saat ini, rasanya memang pantas hal-hal tersebut diatas dilakukan. Sudah saatnya pula wakil rakyat mengubah paradigma dan citra yang selama ini tertutup menjadi terbuka dengan tidak mengesampingkan norma yang ada dan menabrak rambu-rambu hukum. Semoga langkah positif ini dapat terus terlaksana demi menciptakan akil rakyat yang akuntabel, bersih dan dapat dipercaya masarakat Indonesia.

Reaksi:

25 komentar:

seharusnya ada televisi pemerintah khusus yg menyiarkan segala aktivitas di legislatif, yudikatif dan eksekutif ya mas, biar masyarakat bisa tahu kinerja dan kualitas mereka, sehingga tahun depan bisa dipilih lg

pantasan kok ditempat kerja pd ngobrolin siaran di televisi, rupanya ini toh mas yg di bahas mereka

salam sobat
wah siip banget dan ikut mendukung banget TV ,,yang menayangkan secara langsung Rapat Dengar Pendapat tersebut..
agar masyarakat jelas dan langsung mendengar dan melhat sendiri pagelaran rapat tersebut.

@ mas Aryo : sebenarnya ada mas, waktu sy berkunjung beberapa waktu lalu ada beberapa kamera di ruang sidang dan di tempat rapat, tapi siarannya hanya untuk internal....
@ Rafesha : mudah2an bukan hanya euforia sesaat ya sob, kita harapkan berkelanjutan
@ mbak Nura : sebenarnya itu hak kita juga lho mbak sebagai warga masyarakat yg sudah memilih menjadi wakil rakyat, jadi harus terus di awasi :D

salam sahabt
ehm..postingnya bagus memberikan sebuah pesan yang mendalam bagi wakil rakyat....semoga berjalan lebih baik dg tindakan yg positif dan produktif amien..good luck ya mas

jujur nih sob,, sebenernya aku dah tidak terlalu percaya sama parpol.. kalau saja MUI tidak memfatwakan golput itu haram, mungkin saya akan pilih golput aja...
salam kenal sobat dari sahabat yg sedang berusaha mencari rezeki di internet melalui slogan sexy artist blogs

hehehe, Komisi III telat, orang udah lama ribut... baru sekarang mulai bergerak tapi okelah dari pada nggak sama sekali.

hemmm....
klo nonton TV beritanya itu2 ajah,, ampe bosen, mendingan nonton acara musik ato klo gag reality show,.. hehhe...

semoga cepet kelar ajah deh... hihihi

@ Dhana : Trims sobat, mudah-mudahan dapat merubah citra buruk wakil rakyat perlahan namun pasti....
@ Sexi Artis : Wajar bila parpol sdh tdk mendapat kepercayaan krn ulah segelintir anggotanya yg menjadi wakil rakyat beberapa waktu yg lalu, thanks sob...
@ Taris : hehehe...sepertinya tdk mau ketinggalan populer ya sob..., trims
@ Ina : buat selingan aja, itung2 buat pengalaman aja...hehehe...thanks ya

mudah2an nti sidangnya juga disiarin ya mas, biar masyarakat juga bisa ngikutin perjalanan kasus ini. kita sih cuman bisa berdoa aja, smoga kebenaran bisa muncul.. meski kadang2 kebenaran terasa pahit..

betul, harusnya ada siaran khusus mengenai sidang2nya DPR itu yang bisa disaksikan masyarakat luas. biar kita bisa tahu, wakil-wakil rakyat yang terhormat benar-benar amanah atau tidak

aku jarang nonton berita2 kaya gini
abis kadang bikin emosi lihat kelakuan pejaba2 itu huff

berita tentang KPK memang lagi banyak diomongin ya, dimana-mana selalu dibicarain,
semoga permasalahan di negera ini cepet selesai dan kebenaran akan segera tanpak!
Cara Membuat Blog

kayaknya memang perlu acara tivi yang khusus menayangkan tentang yang begituan!
salam kenal..

@ Era : kalau dilihat dari kasusnya yg fenomenal, sepertinya akan disiarkan ya, tunggu saja nanti, trims...
@ Lina : setuju kawan, thanks..
@ Ria : waduh jangan emosi dong, kasian nanti tv-nya jadi sasaran deh...hehehe.., trims komennya ya
@ Cara membuat Blog : Beritanya mengalahkan infotainment kayaknya, trims sobat & salam kenal ya
@ Ikutan ngeblog : sepertinya dibuat sinetron juga oke tuh...hehe..., thanks kawan

seharusnya wakil rakyat jangan melulu mikir bagaimana cara mempertebal kantongnya...mulai detik ini kita musti wajib mengawasi setiap kinerja mereka.

sebenarnya klo ngomongin ini saya kurang ngetri coz gak pernah ngikutin sich,,,,
yang penting hidup santai gak pny utang ahahahah,,,

@ Mamik Story : Setuju sekali sobat, trims ya.
@ Moenas : wah enak ya yg gak punya utang, tp kalo saya ngutang boleh khan....hehehe...., thanks bro.

menarik sobat...!!! semoga para menteri berlaku yang lebih baik bagi lagi dari norma dan nilai-nilai yang berlaku...

@ akhatam : setuju & trimakasih sob...

saya merasa bangga tidak mencoblos kemarin, karena kalo ikut nyoblos, dan coblosan saya salah, maka saya akan menanggung tanggung jawab yang besar karena menuangkan suara saya ke dia yang gak bisa apa2...

heeuumm...bagusnya di agendakan rapat dengar pendapat-nya (Live).. jd kita bisa lebih tahu perkembangan yg ada.. :-)

@ secangkir teh : sebenarnya hal yg lumrah untuk tidak memilih/mencoblos, krn itu juga merupakan suatu pilihan juga, thanks sob....
@ Andi Wong : setuju banget sob, tararengkyu ya....

lama lama bosen lihat sepak terjang para wakil rakyat. kayaknya gak pernah happy ending deh....

coba saja perhatikan kasus bibit-chandra? atau kasus Century? anggota dewan tidak pernah serius mengurusnya sampe tuntas.

boseeeeeeeeen...
tontonan yang membosankan